Koalisi Masyarakat Sipil Menolak Rencana Penambahan 22 Kodam Baru

DELIK INDONESIA

- Redaktur

Rabu, 13 Maret 2024 - 20:17 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dr. Al Araf, ahli Pertahanan (mantan dosen Unhan) mengungkapkan kekagetannya terkait rencana penambahan Kodam di beberapa wilayah Indonesia, saat hadir dalam acara podcast resmi Novel Baswedan beberapa waktu lalu.

Mengutip pernyataan Dr Al Araf yang terkejut saat Rapim TNI Polri yang dimana menyebutkan, rencana untuk menambah 22 Kodam baru di Indonesia.

“Rencana ini sejalan dengan aspirasi Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan karena setahun yang lalu Prabowo telah menyatakan keinginannya untuk membangun Kodam di seluruh Provinsi di Indonesia dan dikuatkan oleh Jenderal Agus Subiyanto dalam Rapim TNI Polri beberapa minggu lalu. Namun, hal ini tentu memicu perdebatan terkait transformasi dalam tubuh TNI,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertimbangan muncul terkait apakah komando teritorial masih relevan dalam generasi perang baru yang cenderung asymmetrical warfare (peperangan asimetris), karena generasi saat ini sudah berada dalam generasi perang kelima, yang sifatnya sudah sangat asymmetrical.

Araf menjelaskan, banyak negara saat ini tidak lagi mengandalkan struktur teritorial dalam membangun kekuatan pertahanan. Perang asymmetrical mengubah cara pandang dalam menghadapi ancaman, sehingga diskusi tentang kebutuhan akan Kodam baru menjadi penting.

“Di banyak negara, orang tidak lagi mengandalkan struktur ke dalam, seperti teritorial ini. Karena berbicara bagaimana membangun kekuatan pertahanan dalam menghadapi ancaman yang sifatnya asimetrik,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Diduga Korupsi Danah Hibah BUMN, Wilson Lalengke: Bubarkan PWI Peternak Koruptor
Diikat Ditembak Perut, Dipaksa Oknum Polisi PMJ Mengakui Mencuri Motor, Istri Korban Minta Keadilan
Polri Buka Hotline Khusus Terkait Penerimaan Anggota Baru 2024
Direktur Imparsial Sesalkan Penyerangan Mapolres Jayawijaya
Rencana Panglima TNI Terkait Penambahan 22 Kodam Baru, Menimbulkan Reaksi Penolakan dari Berbagai Organisasi Masyarakat
Polri: Informasi Ketidaknetralan Kapolri pada Pemilu 2024 itu Hoax
Kerahkan Relawan Di Jakarta Barat, Samawi Kampanyekan Prabowo-Gibran Rumah ke Rumah
Kabaharkam Polri Lepas 111 Personel Amankan TPS Luar Negeri: Jalankan Tugas dengan Baik

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 18:22 WIB

Korban KG: Pihak Polsek Medan Baru Tidak Benar Terima Uang Damai, Itu HOAKS!!

Sabtu, 20 April 2024 - 15:54 WIB

Proses Hukum Godol Transparan, Berman Kapan Ditangkap Pak Kapolda ?

Sabtu, 20 April 2024 - 11:39 WIB

Ini Strategi Awal PalmCo Pasca Efektif KSO dan Kelola Perkebunan Sawit Terluas di Dunia

Jumat, 19 April 2024 - 19:08 WIB

HIPMI Medan Dukung Bobby Nasution Maju Gubernur Sumatera Utara

Kamis, 18 April 2024 - 15:57 WIB

Godol Dikriminalisasi..!! KASAD Maruli Simanjuntak..!! “Benar“ Senpi Milik Oknum TNI Anggota Kodam 1/BB..!!

Kamis, 18 April 2024 - 14:26 WIB

Sedulur Jokowi Kota Medan Gelar Halal Bihalal

Kamis, 18 April 2024 - 07:49 WIB

Meriahkan HBP ke 60, Rutan Pangkalan Brandan Gelar Donor Darah

Rabu, 17 April 2024 - 13:44 WIB

Komplotan Penipu Giveaway Marelan Raup Puluhan Juta Setiap Hari

Berita Terbaru