Polri: Informasi Ketidaknetralan Kapolri pada Pemilu 2024 itu Hoax

DELIK INDONESIA

- Redaktur

Minggu, 11 Februari 2024 - 16:17 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan video yang beredar di media sosial yang menyebut ketidaknetralan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemilu 2024 adalah informasi yang menyesatkan atau hoax.

Dalam video tersebut dinyatakan bahwa Kapolri memerintahkan Dirbinmas Polda jajaran tanpa surat telegram rahasia (STR) dan hanya melalui telepon ke para Kapolda.

Kapolri disebut memerintahkan untuk mengerahkan fungsi binmas Polri sebagai instrumen pemenangan pemilu. Sistem door to door sistem oleh bhabinkamtibmas tidak dapat digunakan lagi dan diperintahkan untuk mengerahkan da’i kambtibmas untuk memanfaatkan sarana ibadah sebagai wadah pengelolaan dan pemastian untuk salah satu paslon.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Kapolri disebut juga meminta agar mengontrol para da’i kamtibmas dengan menyediakan masing-masing satu perangkat handphone baru dengan nomor simcard luar negeri dan modem mobile internet.

Lalu meminta bantuan dana dari para pengusaha BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan) yang merupakan kolega Direktorat Binmas wilayah masing-masing.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyatakan bahwa informasi yang beredar adalah menyesatkan atau hoax.

“Bahwa terkait informasi tersebut tidak benar atau hoax dan sejak minggu yang lalu di media sosial juga Polri sudah berikan keterangan tertanda Hoax,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/2/2024).

Sandi menuturkan, masyarakat diminta tidak memercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa mengecek terlebih dahulu.

“Masyarakat jangan termakan informasi yang tidak jelas kebenarannya dan jangan menyebarkan kembali informasi yang tidak benar atau hoax,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Sandi menegaskan, Polri akan tetap netral menjaga pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan aman, damai dan bermartabat.

“Berkali-kali Kapolri menyatakan Polri netral dalam pelaksanaan pemilu. Polri bertugas mengamankan pemilu 2024 berjalan aman, damai, sejuk dan bermartabat,” katanya.

Berita Terkait

Diduga Korupsi Danah Hibah BUMN, Wilson Lalengke: Bubarkan PWI Peternak Koruptor
Diikat Ditembak Perut, Dipaksa Oknum Polisi PMJ Mengakui Mencuri Motor, Istri Korban Minta Keadilan
Polri Buka Hotline Khusus Terkait Penerimaan Anggota Baru 2024
Direktur Imparsial Sesalkan Penyerangan Mapolres Jayawijaya
Koalisi Masyarakat Sipil Menolak Rencana Penambahan 22 Kodam Baru
Rencana Panglima TNI Terkait Penambahan 22 Kodam Baru, Menimbulkan Reaksi Penolakan dari Berbagai Organisasi Masyarakat
Kerahkan Relawan Di Jakarta Barat, Samawi Kampanyekan Prabowo-Gibran Rumah ke Rumah
Kabaharkam Polri Lepas 111 Personel Amankan TPS Luar Negeri: Jalankan Tugas dengan Baik

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 18:22 WIB

Korban KG: Pihak Polsek Medan Baru Tidak Benar Terima Uang Damai, Itu HOAKS!!

Sabtu, 20 April 2024 - 15:54 WIB

Proses Hukum Godol Transparan, Berman Kapan Ditangkap Pak Kapolda ?

Sabtu, 20 April 2024 - 11:39 WIB

Ini Strategi Awal PalmCo Pasca Efektif KSO dan Kelola Perkebunan Sawit Terluas di Dunia

Jumat, 19 April 2024 - 19:08 WIB

HIPMI Medan Dukung Bobby Nasution Maju Gubernur Sumatera Utara

Kamis, 18 April 2024 - 15:57 WIB

Godol Dikriminalisasi..!! KASAD Maruli Simanjuntak..!! “Benar“ Senpi Milik Oknum TNI Anggota Kodam 1/BB..!!

Kamis, 18 April 2024 - 14:26 WIB

Sedulur Jokowi Kota Medan Gelar Halal Bihalal

Kamis, 18 April 2024 - 07:49 WIB

Meriahkan HBP ke 60, Rutan Pangkalan Brandan Gelar Donor Darah

Rabu, 17 April 2024 - 13:44 WIB

Komplotan Penipu Giveaway Marelan Raup Puluhan Juta Setiap Hari

Berita Terbaru